Pedoman Media Siber WahGenz

WahGenz berkomitmen menjalankan kegiatan jurnalistik secara profesional, independen, dan bertanggung jawab. Dalam menyajikan informasi kepada masyarakat, WahGenz berpedoman pada prinsip-prinsip jurnalistik, Kode Etik Jurnalistik, serta Pedoman Pemberitaan Media Siber yang ditetapkan oleh Dewan Pers.

Pedoman ini menjadi acuan bagi seluruh pengelola, redaksi, kontributor, dan pihak yang terlibat dalam proses produksi serta publikasi konten di WahGenz.

1. Ruang Lingkup

Pedoman Media Siber ini berlaku untuk seluruh konten yang diterbitkan melalui website www.wahgenz.com, termasuk berita, artikel, opini, foto, video, infografis, serta konten digital lainnya.

2. Verifikasi dan Keberimbangan Berita

  • Pada prinsipnya, setiap berita harus melalui proses verifikasi.

  • Berita yang dapat merugikan pihak lain memerlukan verifikasi untuk memenuhi prinsip akurasi dan keberimbangan.

  • Dalam kondisi tertentu, berita dapat dipublikasikan sebelum seluruh informasi terverifikasi, dengan ketentuan memiliki kepentingan publik yang mendesak, sumber informasi yang jelas dan kredibel, serta mencantumkan keterangan bahwa verifikasi lebih lanjut masih diperlukan.

  • WahGenz berupaya memberikan kesempatan kepada pihak yang berkaitan dengan suatu pemberitaan untuk memberikan klarifikasi.

3. Isi Buatan Pengguna (User Generated Content)

WahGenz dapat menyediakan ruang bagi pengguna untuk menyampaikan komentar, tanggapan, atau kontribusi konten.

Setiap konten buatan pengguna wajib memenuhi ketentuan berikut:

  • Tidak mengandung informasi bohong, fitnah, atau pencemaran nama baik.

  • Tidak mengandung unsur SARA, kebencian, maupun diskriminasi.

  • Tidak mengandung ancaman, kekerasan, atau pornografi.

  • Tidak melanggar hak cipta dan hak kekayaan intelektual pihak lain.

  • Tidak mengandung informasi yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

WahGenz berhak melakukan penyuntingan, moderasi, atau penghapusan konten pengguna yang melanggar ketentuan tersebut.

WahGenz akan melakukan tindakan yang diperlukan terhadap konten yang terbukti melanggar hukum atau ketentuan yang berlaku.

4. Ralat, Koreksi, dan Hak Jawab

WahGenz wajib melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai dengan ketentuan Kode Etik Jurnalistik dan peraturan yang berlaku.

Apabila ditemukan kesalahan atau ketidakakuratan dalam suatu pemberitaan, WahGenz akan melakukan koreksi dan memberikan penjelasan yang diperlukan.

Ralat, koreksi, dan hak jawab dilakukan dengan ketentuan:

  • Mencantumkan waktu pemuatan atau perubahan informasi.

  • Menjelaskan bagian yang diperbaiki apabila diperlukan.

  • Tidak menghilangkan berita yang telah diterbitkan kecuali terdapat alasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

  • Memuat hak jawab secara proporsional dan sesuai ketentuan yang berlaku.

5. Pencabutan Berita

Berita yang telah dipublikasikan pada prinsipnya tidak dicabut karena alasan penyensoran dari pihak luar.

Pencabutan berita dapat dilakukan apabila terdapat alasan khusus yang dapat dipertanggungjawabkan, seperti pertimbangan hukum, keselamatan, privasi, atau kesalahan substansial.

Setiap pencabutan berita akan disertai penjelasan kepada pembaca sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

6. Iklan dan Konten Komersial

WahGenz membedakan secara jelas antara produk jurnalistik dan konten komersial.

Konten berupa iklan, advertorial, promosi, atau kerja sama berbayar akan diberikan keterangan yang sesuai agar pembaca dapat membedakannya dari berita jurnalistik.

WahGenz berupaya menjaga independensi redaksi dalam setiap kerja sama komersial.

7. Hak Cipta dan Penggunaan Konten

Seluruh konten yang diterbitkan di WahGenz dilindungi oleh ketentuan hak cipta dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Penggunaan kembali artikel, foto, video, atau materi lainnya dari WahGenz wajib memperhatikan hak cipta serta mencantumkan sumber dan tautan asli apabila diizinkan.

WahGenz juga menghormati hak kekayaan intelektual pihak lain dan berupaya memastikan materi yang digunakan dalam publikasi tidak melanggar hak pihak ketiga.

8. Perlindungan Narasumber

WahGenz menghormati hak narasumber, termasuk hak untuk meminta identitasnya dirahasiakan dalam kondisi tertentu.

Identitas narasumber yang meminta perlindungan akan dijaga sesuai prinsip jurnalistik dan ketentuan yang berlaku, sepanjang permintaan tersebut dapat dipertanggungjawabkan.

9. Independensi Redaksi

WahGenz berupaya menjaga independensi redaksi dari tekanan, kepentingan politik, ekonomi, maupun kepentingan pihak tertentu.

Keputusan editorial dilakukan berdasarkan pertimbangan jurnalistik, kepentingan publik, akurasi, dan relevansi informasi.

10. Pengaduan dan Pengawasan

Pembaca dapat menyampaikan pengaduan, kritik, koreksi, maupun permintaan hak jawab terhadap konten yang diterbitkan WahGenz.

Setiap pengaduan akan ditinjau dan ditindaklanjuti oleh redaksi sesuai dengan kebijakan editorial serta peraturan yang berlaku.

Kontak Redaksi:

11. Penutup

Pedoman Media Siber ini disusun sebagai bentuk komitmen WahGenz dalam menghadirkan informasi yang berkualitas, akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

WahGenz akan terus berupaya meningkatkan kualitas pemberitaan serta menjaga kepercayaan masyarakat melalui praktik jurnalistik yang profesional dan berintegritas.

Redaksi WahGenz

Media Digital Informasi Terkini dan Relevan.

Acuan:

Pedoman ini mengacu pada Pedoman Pemberitaan Media Siber yang ditetapkan oleh Dewan Pers pada 3 Februari 2012 serta Kode Etik Jurnalistik.

Posting Komentar